Selasa, 14 Juni 2011

Menag: Belajarlah dari Kegigihan Dora

Menag: Belajarlah dari Kegigihan Dora
Balikpapan -- Menteri Agama Suryadharma Ali meminta jajaran Kemenag belajar dari Dora Indrayanti Trimurni, pasien keringat darah yang kini dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta.
Menurut Menteri, Dora adalah potret seorang wanita yang punya kemauan kuat keluar dari kemiskinan. Dia mau bekerja keras menjadi tukang ojek dan kuli bangunan demi membiayai pendidikan dua adiknya.
Selain itu wanita yang kuliah semestar VII Fakultas Hukum ini merupakan sosok wanita yang mampu menjaga kehormatannya. Ia sengaja memotong pendek rambutnya untuk menghindari gangguan dari laki-laki iseng ketika mencari nafkah.
Pesan Suryadharama ini disampaikan dalam silaturahmi dengan jajaran Kemenetrian Agama Provinsi Kaltim di Asrama Haji Batakan, Senin (13/6).
Acara silaturahmi ini dihadiri Kepala Kementerian Agama Provinsi Kaltim HM Kusasi dan seluruh Kementerian Agama Kabupaten/Kota se Kaltim. Ketua Umum PPP ini juga berpesan agar kasus Dora dijadikan pelajaran bahwa pendidikan merupakan salah satu jalan untuk keluar dari garis kemiskinan.
Karenanya lanjut Suryadharama, Kemenag saat ini memiliki program yang dinamakan Primatis atau Program Rintisan Madrasah Gratis yang sudah dicanangkan sejak Januari 2011. Melalui program tersebut diharapkan tidak akan ada lagi anak-anak dari keluarga miskin yang tak mampu melanjutkan pendidikannya. "Saya tak mau lagi mendengar ada orang miskin tak mampu menyekolahkan anaknya, " katanya.
Selain masalah pendidikan, Suryadharma juga menyoroti belum terbangunnya infrastruktur dari Kementerian Agama di sejumlah daerah di Kaltim, terutama daerah pemekaran. Hal tersebut merupakan problem dari dearah-daerah pemekaran karena Kementerian Agama harus membangun kantor baru dan mengangkat pejabat baru. Perlu waktu karena masih menunggu turunnya anggaran. (tribunkaltim)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...